Senin, 10 Januari 2011

MANAJEMEN KONTROL KEAMANAN PADA SISTEM

Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem


Pentingnya Kontrol

Tujuan pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.

Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan
Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :
• Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
• Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
• Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.

Tugas Kontrol CBIS

Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan, disain dan operasi.

Manajer dapat memperoleh kontrol dalam ketiga area secara langsung melalui ahli lain, seperti auditor.

AREA PENGONTROLAN CBIS

  • Kontrol Proses Pengembangan

Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.

Yang termasuk dalam kontrol pengembangan :

1.  Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS

2.  Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS

3.  Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.

4.  Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS

5.  Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima,

6.  Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.

7.  Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.

  • Kontrol Disain Sistem

Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :

– Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi terdiri atas ;

>  Permulaan dokumen sumber

>  Kewenangan

>  Pembuatan input computer

>  Penanganan kesalahan

>  Penyimpanan dokumen sumber

Entri Transaksi (Transaction Entry)

Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :

>  Entri data

>  Verifikasi data

>  Penanganan kesalahan

>  Penyeimbangan batch

Komunikasi Data (Data Communication)

Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :

>  Kontrol pengiriman pesan

>  Kontrol saluran (channel) komunikasi

>  Kontrol penerimaan pesan

>  Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh

Pemrosesan Komputer (Computer Processing)

Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :

>  Penanganan data

>  Penanganan kesalahan

>  Database dan perpustakaan software

Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)

Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari

>  Kata kunci (Password)

>  Direktori pemakai (User Directory)

>  Direktori elemen data (Field Directory)

>  Enkripsi (Encryption)

Output Komputer (Computer Output)

Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :

>  Penyeimbangan operasi komputer

>  Distribusi

>  Penyeimbangan departemen pemakai

>  Penanganan kesalahan

>  Penyimpanan record

  • Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem

Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut.

Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi lima area :

1.  Struktur organisasional

  1. Kontrol perpustakaan
  2. Pemeliharaan peralatan
  3. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas
  4. Perencanaan disaster, meliputi area :

-                  Rencana keadaan darurat (emergency plan)

-                  Rencana back-up (backup plan)

-                  Rencana record penting (vital record plan)

-                  Rencana recovery (recovery plan)

Metode Mendapatkan Dan Memelihara Kontrol

Manajemen dapat melakukan kontrol dengan tiga cara, yaitu :

-  Manajemen dapat melakukan kontrol langsung, yaitu mengevaluasi  kemajuan dan penampilan, dan menentukan tindakan koreksi apa yang harus dilakukan

-  Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.

-  Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenan dengan proyeknya melalui pihak ketiga.

Keamanan Sistem

Definisi Keamanan

Adalah proteksi perlindungan atas sumber-sumber fisik dan konseptual dari bahaya alam dan manusia. Kemanan terhadap sumber konseptual meliputi data dan informasi

Tujuan-tujuan Keamanan ; dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :

1.  Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.

2.  Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.

3.  Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Pengendalian Akses ; dicapai melalui suatu proses 3 langkah, yang mencakup :

1.  Indentifikasi User.

2.  Pembuktian Keaslian User.

3.  Otorisasi User.

Strategi Pengulangan Biaya Manajemen Informasi

Strategi yang paling banyak dimanfaatkan adalah :

1.  Strategi Konsolidasi, dapat diikuti dengan mengurangi jumlah lokasi sumber daya informasi yang terpisah. Alasannya adalah sejumlah kecil pemusatan sumber daya yang besar dapat beroperasi lebih efisien dari pada banyak pemusatan sumber daya yang kecil.

2.  Downsizing, adalah transfer berbagai aplikasi berbasis komputer perusahaan dari konfigurasi peralatan besar, seperti mainframe ke platform yang lebih kecil seperti komputer mini. Dalam beberapa kasus, platform yang lebih kecil tetap berada dalam IS, dan dalam kasus lain ditempatkan di area pemakai. Pemindahan ke sistem yang kurang mahal tetapi penuh daya ini disebutSmartsizing. Keuntungan downsizing : sistem yang user friendly.

3.  Outsourcing, ukuran pemotongan biaya yang dapat berdampak lebih besar bagi IS dari pada downsizing adalah outsourcing. Outsourcing adalah mengkontrakkan keluar semua atau sebagian operasi komputer perusahaan kepada organisasi jasa di luar perusahaan.

Jasa-jasa yang ditawarkan Outsourcers mencakup :

-  Entry data dan pengolahan sederhana.

-  Kontrak pemrograman.

-  Manajemen fasilitas, operasi lengkap dari suatu pusat komputer.

-  Integrasi sistem, adalah kinerja semua tugas-tugas siklus hidup pengembangan sistem.

-  Dukungan operasi untuk pemeliharaan, pelayanan atau pemulihan dari bencana.

Minggu, 09 Januari 2011

WORK BREAKDOWN STRUCTURE


Organizational Breakdown Structure (OBS)


WBS adalah proses hierarkis yang membagi pekerjaan proyek menjadi elemen-elemen pekerjaan yang lebih kecil.Penggunaan WBS membantu meyakinkan manajer proyek bahwa semua produk dan elemen pekerjaan yang telah diidentifikasi dan WBS digunakan sebagai basis pengendalian.

OBS adalah proses hierarkis yang melukiskan bagaiamana perusahaan diorganisasi untuk menentukan tanggung jawab kerja.Tujuan OBS adalah menyediakan suatu kerangka untuk meringkas kerja unit organisasi, mengidentifikasi unit organisasi yang bertanggung jawab untuk paket kerja, dan mengikat unit organisasi kepada akun pengendalian biaya.

RAM merupakan matrik yang menggambarkan hubungan antara WBS dan OBS.Dalam RAM setiap unit organisasi dalam OBS ditugaskan kepada tiap aktivitas yang terdapat dalam WBS




Jumat, 26 November 2010


Gambar 3.1 Struktur Navigasi Halaman User (Composite


Struktur Navigasi Website

Struktur navigasi website digunakan untuk menggambarkan secara garis besar isi dari seluruh situs web dan menggambarkan bagian hubungan antar halaman satu dengan halaman lainnya.

Struktur navigasi website Pariwisata Bangka ini menggunakan struktur navigasi campuran. Dengan menggunakan struktur navigasi ini maka terlihat jelas isi dan susunan dari sebuah website secara menyeluruh. Situs website Pariwisata Bangka terdiri dari 10 menu, yaitu:

Home berisi tampilan rancangan website secara umum. Halaman profil adalah halaman tentang profil Daerah Kabupaten Bangka yang mencakup sejarah, visi dan misi serta lambang daerah. Halaman berita adalah halaman yang menampilkan berita-berita dan agenda yang berhubungan dengan Bangka . Halaman pariwisata adalah halaman yang menampilkan tentang berbagai jenis pariwisata yang terdapat di Bangka . Halaman direktori informasi adalah halaman yang menampilkan informasi seputar sanggar seni, hotel, restoran dan travel agen yang terdapat di Bangka. Halaman sumber daya alam adalah halaman yang menampilkan informasi tentang sumber daya alam yang dihasilkan Daerah Bangka meliputi bidang pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, dan perindustrian. Halaman peta adalah halaman yang menampilkan informasi tentang peta Daerah Bangka dan peta wisata Bangka. Halaman informasi adalah halaman yang menampilkan informasi berupa pengumuman tentang kegiatan sosial yang akan berlangsung dalma waktu dekat serta menampilkan informasi tentang kegiatan lelang. Halaman interaktif adalah halaman yang menampilkan komentar dari pengunjung website. Halaman galleri adalah halaman yang menampilkan gambar atau foto pariwisata Bangka berupa gambar pantai dan tempat wisata lainnya.

Kamis, 18 November 2010

ILMU SOSIAL DASAR

1. Apa konsep kependudukan menurut generasi dan pembangunan berkelanjutan ?

PENGERTIAN DAN KAJIAN KEPENDUDUKAN

Ilmu yang mempelajari masalah kependudukan adalah demografi.Istilah ini pertama kali digunakan oleh Achille Guillard. Demografi sebagai suatu ilmu telah muncul sejak abad ke-17.John Graunt seorang pedagang di London, yang melakukan analisis data kelahiran dan kematian, migrasi dan perkawinan dalam hubungannya dengan proses penduduk dianggap sebagai Bapak Demografi.Jumlah penduduk dapat meningkat, stabil atau menurun. Indikator dari perubahan penduduk ini adalah tingkat kelahiran, kematian dan migrasi.Komposisi penduduk merupakan suatu konsep yang mengacu pada susunan penduduk menurut kriteria tertentu, seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, suku bangsa, dan pendidikan.Data mengenai struktur penduduk yang disajikan secara grafis disebut piramida penduduk (population pyramid).Kebijaksanaan kependudukan berhubungan dengan keputusan pemerintah.

Dengan mempengaruhi kelahiran, kematian, dan persebaran penduduk, pemerintah memiliki strategi yang dianggap baik untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk.Di luar kebijaksanaan persebaran penduduk atau migrasi, secara garis besar, kebijaksanaan kependudukan terbagi menjadi dua bagian, yaitu kebijaksanaan pronatal dan kebijaksanaan antinatal.Karakteristik angkatan kerja tidak terlepas dari pengaruh ketiga variabel utama kependudukan (kelahiran, kematian, dan migrasi). Kehidupan sosial suatu negara dapat digambarkan jika kita mengetahui komposisi lapangan pekerjaan dari angkatan kerjanya.Antara kekuatan-kekuatan ekonomi dan kekuatan-kekuatan demografi ada hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi.

2. Apa konsep masyarakat dan kebudayaan yang ada hubungannya antara individu, keluarga, dan masyarakat ?

KONSEP MASYARAKAT DAN KONSEP KEBUDAYAAN

Masyarakat adalah sekumpulan individu yang mengadakan kesepakatan bersama untuk secara bersama-sama mengelola kehidupan. Terdapat berbagai alasan mengapa individu-individu tersebut mengadakan kesepakatan untuk membentuk kehidupan bersama. Alasan-alasan tersebut meliputi alasan biologis, psikologis, dan sosial. Pembentukan kehidupan bersama itu sendiri melalui beberapa tahapan yaitu interaksi, adaptasi, pengorganisasian tingkah laku, dan terbentuknya perasaan kelompok. Setelah melewati tahapan tersebut, maka terbentuklah apa yang dinamakan masyarakat yang bentuknya antara lain adalah masyarakat pemburu dan peramu, peternak, holtikultura, petani, dan industri. Di dalam tubuh masyarakat itu sendiri terdapat unsur-unsur persekutuan sosial, pengendalian sosial, media sosial, dan ukuran sosial. Pengendalian sosial di dalam masyarakat dilakukan melalui beberapa cara yang pada dasarnya bertujuan untuk mengontrol tingkah laku warga masyarakat agar tidak menyeleweng dari apa yang telah disepakati bersama. Walupun demikian, tidak berarti bahwa apa yang telah disepakati bersama tersebut tidak pernah berubah. Elemen-elemen di dalam tubuh masyarakat selalu berubah di mana cakupannya bisa bersifat mikro maupun makro.

Apa yang menjadi kesepakatan bersama warga masyarakat adalah kebudayaan, yang antara lain diartikan sebagai pola-pola kehidupan di dalam komunitas. Kebudayaan di sini dimengerti sebagai fenomena yang dapat diamati yang wujud kebudayaannya adalah sebagai suatu sistem sosial yang terdiri dari serangkaian tindakan yang berpola yang bertujuan untuk memenuhi keperluan hidup. Serangkaian tindakan berpola atau kebudayaan dimiliki individu melalui proses belajar yang terdiri dari proses internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi.

Kamis, 21 Oktober 2010

Kedai Teknologi Online Baru yang Dirancang bagi Kaum Miskin Diluncurkan

Nama : Ermalia Windasari

Kelas : 4KA18

NPM : 17110118

Kedai Teknologi Online Baru yang Dirancang bagi Kaum Miskin Diluncurkan

New York, NY (19 Februari 2010) Kopernik sebuah usaha bersama nirlaba baru yang menyediakan teknologi yang bertujuan untuk merubah kehidupan bagi kaum miskin, diluncurkan hari ini. Kopernik membuat teknologi yang dirancang bagi negara dunia sedang berkembang bisa diakses melalui Internet dan dengan memanfaatkan kekuatan dari sumbangan-sumbangan perorangan. “Masalah-masalah yang kami rujuk sepertinya sederhana namun kerapkali menampung jutaan orang,” komentar kawan-pendiri Kopernik, Ewa Wojkowska. “Hidup ini bejuang untuk penyaringan air, lampu tenaga surya, kacamata yang dapat mengatur sendiri — dunia memiliki teknologi dan kemampuan untuk memproduksi barang-barang ini, namun orang-orang yang membutuhkannya tidak bisa memperolehnya”.

Tujuan dari Kopernik adalah untuk membawakan teknologi ini kepada kaum miskin di negara-negara sedang berkembang melalui situs online, dan menghubungkannya dengan orang-orang yang mau menyumbang untuk pembelian produk-produk tersebut. “Dengan memberikan sebuah cara pemberian sumbangan secara langsung kepada perorangan bagi pembelian barang-barang tersebut, kami menciptakan sebuah rantai persediaan yang lebih efisien dari pabrikan ke penerima tanpa terhenti oleh keadaan tak berguna dari agen-agen besar yang menurut sejarah telah bertindak sebagai perantara.” Tinjau sebuah daftar dari teknologi yang sekarang ini tersedia melalui Kopernik.

Kopernik merupakan gagasan dari Ewa Wojkowska dan Toshi Nakamura yang mempunyai pengalaman yang luas dalam hal perkembangan internasional sebagai anggota personil PBB. Dengan operasi awal yang sudah dibangun dan berjalan di Indonesia, Sierra Leone, dan Timor-Leste, Kopernik sangat terkesan dengan tanggapan positif dan rencana-rencana untuk mengembangkan sebuah pelayanan yang mendunia bagi kaum miskin. “Sejak awal operasi pada musim panas tahun ‘09, kami telah melakukan percobaan pada Kopernik di beberapa negara yang dipilih, dengan membangun jaringan-jaringan kami dengan organisasi dan masyarakat lokal” Wojkowska berkata. Lihat sebuah kisah sukses dari percobaan kami. “Melalui kerja kami bersama PBB kami mengenali kesempatan-kesempatan dan juga tantangan-tantangan dalam perkembangan internasional,” kata teman-pendiri Kopernik, Nakamura. “Terlihat jelas bagi kami bahwa ada sebuah kebutuhan yang besar sekali di dunia sedang berkembang untuk memperoleh akses langsung terhadap apa yang kerapkali sederhana namun merupakan teknologi-teknologi yang bertujuan merubah kehidupan. Dengan Kopernik, kami merasa gembira untuk menerapkan pengalaman kami dan menciptakan hubungan langsung antara leveransir dan klien.” Lihat kisah-kisah dari para pencipta teknologi yang ditampilkan pada Kopernik.

Kopernik menyediakan sebuah menu dari teknologi-teknologi yang tersedia bagi organisasi-organisasi lokal di negara-negara sedang berkembang. Kemudian organisasi-organisasi ini menyediakan sebuah proposal-proposal ringkas yang menjelaskan tentang bagaimana mereka akan mengadakan barang-barang tersebut bagi orang-orang yang sangat membutuhkannya. Para pengunjung situs ini kemudian akan meninjau proposal-proposal tersebut, dan menyumbang untuk mendanai rencana pilihan mereka. Tinjau sebuah ringkasan terperinci tentang bagaimana Kopernik bekerja.

Dengan peluncuran situs ini, Kopernik mengikat Kiva dan GlobalGiving dalam revolusi global untuk menggunakan internet sebagai mata rantai penting antara dunia yang sudah berkembang dengan dunia yang sedang berkembang. “Hal yang memisahkan Kopernik adalah focus pada teknologi dan sebuah mekanisme peninjauan bagi organisasi-organisasi lokal, atau ‘para pencari teknologi’, untuk menilai produk-produk tersebut. Dengan menyertakan sebuah mekanisme umpan balik mengenai efektifitas dari teknologi-teknologi ini, Kopernik memberikan suara dan pilihan kepada masyarakat dan organisasi-organisasi lokal – unsur-unsur sederhana yang seringkali terlewatkan dalam upaya-upaya perkembangan internasional” Nakamura menjelaskan.

Dalam perjalanan menuju peluncurannya, Kopernik dinominasikan sebagai pemenang Dana Bantuan Inovasi Jepang 2009 (2009 Japanese Innovation Grant) yang dianugerahkan “bagi ruang lingkup global dan model keberlanjutan yang kokoh dari organisasi ini.” Kopernik bercirikan sebuah pengelolaan dan dewan penasehat yang kokoh yang meliputi para pakar yang tidak diakui dari sektor-sektor pembangungan dan swasta. Baca informasi tentang Dewan Pengurus Kopernik. Nama Kopernik diangkat dari Nicolaus Copernicus (1473 – 1543). “Dia dikenal atas prakarsanya untuk merubah bagaimana pandangan orang tentang dunia sekitarnya,” Wojkowska berkata. “Dengan cara kami sendiri, kami berharap untuk merubah bagaimana pendekatan orang terhadap perkembangan dan bagaimana beberapa tantangan besar yang sedang dihadapi oleh dunia sekarang ini dapat diselesaikan.” Peluncuran Kopernik bertepatan dengan ulang tahun Copernicus’, tanggal 19 Februari 1473.