Sabtu, 27 Maret 2010

INFOTAINMENT = GHIBAH?

Nama : Ermalia windasari

Kelas : 3DB01

NPM : 32107146

INFOTAINMENT = GHIBAH?

Kehidupan selebritis selalu menarik untuk diikuti bagi penggemarnya. Semua aktifitas selebritis yang diidolakan menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk diketahui. Berawal dari ini, para pelaku bisnis menggulirkan acara yang menyajikan semua kegiatan hingga masuk ke persoalan pribadi selebritis. Acara yang dikenal sebagai acara infotainment ini semakin menjamur di stasiun televisi, dari pagi hingga malam hari, acara infotainment silih berganti ditayangkan di televisi.

Acara ini memiliki rating yang cukup bagus sehingga frekuensi penayangannya semakin banyak dan sering di televisi. Hukum ekonomi terbukti disini bahwa semakin banyak permintaan maka akan semakin banyak penawaran. Acara infotainment semakin menjamur karena tingginya permintaan pemirsa. Masyarakat menikmati semua yang disajikan oleh infotainment mengenai kehidupan pribadi selebritis.

Infotainment mengulas semua yang dilakukan selebritis dari hal sepele dan tidak terlalu penting hingga ke masalah yang sangat pribadi. Masyarakat menikmatinya sebagai hiburan. Yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah, apa positif negatif dari infotainment? Apakah sudah tidak ada lagi batasan antara kehidupan yang layak dikonsumsi publik dengan kehidupan pribadi yang tidak selayaknya diketahui publik? Apakah infotaiment sama dengan ghibah?

Ada anggapan yang menyatakan bahwa selebritis dianggap sebagai milik publik, yang artinya semua yang terjadi dengan selebritis harus diketahui oleh masyarakat yang mengidolakannya. Benarkah demikian?. Apakah selebritis tidak boleh memiliki privacy yang tidak seharusnya diketahui oleh publik?

Dalam agama Islam, ghibah adalah membicarakan orang lain yang cenderung bersifat negatif. Dalam kasus ini, infotaiment tidak hanya membicarakan prestasi yang dicapai oleh selebritis tetapi juga terkadang membicarakan tentang aib selebritis. Lantas, apakah ini bisa dikatakan termasuk ke dalam ghibah? Ghibah dalam Islam adalah dosa. Dosa karena membicarakan aib orang lain yang diibaratkan seperti memakan daging saudaranya sendiri.

Tidak ada yang salah ketika infotaiment menayangkan prestasi yang dicapai oleh selebritis sebagai contoh untuk masyarakat yang mengaguminya. Namun akan menjadi salah ketika yang ditayangkan adalah aib selebritis, apalagi ketika aib itu belum jelas kebenarannya. Selebritis juga sebaiknya menjaga segala sikap dan perbuatannya. Karena selebritis adalah public figure, semua yang dilakukan oleh selebritis disorot oleh masyarakat dan akan dijadikan contoh. Untuk masyarakat, jangan mudah terprovokasi ketika mendapat informasi negatif mengenai selebritis yang dikagumi, dan jangan terlalu mengagumi seseorang karena tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Segala hal negatif jangan ditiru, hal yang positif bisa dijadikan motivasi untuk ditiru.

2 komentar:

  1. Kabar untuk pencinta Game android
    Bulan ini adalah Bulan special Terliris Game baru Action Mobile
    untuk download dan mendapatkan Aplikasinya silahkan klik link ini

    Http://bit.do/game-tebaru

    BalasHapus
  2. Hallo Semua kami dari HAPPY303.COM
    Agent Judi Online Terpecaya se-Indonesiaaa!!!

    Kami menyediakan berbagai pilihan permainan yaitu :
    - Slot game
    - Casino Online
    - Taruhan bola
    - Tembak Ikan

    Ayo raih puluhan sampai ratusan juta bersama kami.
    Kami menyediakan WELCOME bonus sebesar 30 % lho dan
    bonus harian sebesar Rp 5.000,-
    Syarat dan ketentuan berlaku

    Kami juga menyediakan free poin sebesar Rp 10.000 lho!!!
    silahakan kunjungi sukahot.com ya untuk claim free point tersebut!!!
    Ayo tunggu apa lagi langung kunjungi website kami di
    HAPPY303.COM

    BalasHapus